Agen Judi Bola – 100 Hari Menuju Piala Dunia 2014

Agen Judi Bola – Pesta sepakbola terbesar di kolong langit, Piala Dunia 2014, tinggal berjarak 100 hari lagi. Dengan waktu yang kian mendesak, masih banyak masalah muncul di Brasil mulai dari keamanan sampai stadion yang pengerjaannya tak kunjung tuntas.

Dari 12 stadion yang akan jadi tuan rumah Piala Dunia 2014, enam di antaranya merupakan venue yang digunakan untuk menggelar Piala Konfederasi tahun lalu. Sementara enam sisanya gagal memenuhi tenggat waktu yang ditetapkan FIFA yang jatuh pada Desember 2013 lalu.

Dari enam yang gagal memenuhi target tersebut, enam di antaranya sampai saat ini masih dalam tahap pengerjaan. Termasuk Arena da Baixada, yang berlokasi di Curitiba, yang dijadwalkan baru akan tuntas dan siap digunakan pada pertengahan Mei mendatang atau satu bulan sebelum kick-off.

Arena da Baixada sempat mengundang kontroversi karena pihak penyelenggaran justru memikirkan untuk mencari tempat lain lantaran kondisi stadion yang masih jauh dari selesai. Padahal akan ada empat pertandingan dihelat di sana, termasuk laga Australia dengan Spanyol.

“Di kebanyakan kota, masih banyak pekerjaan yang dilakukan,” ungkap Sekjen FIFA, Jerome Valcke, pekan lalu menggambarkan kondisi kota-kota yang jadi tuan rumah.

Untuk stadion-stadion yang gagal memenuhi target tuntas pada Desember lalu, FIFA sebenarnya sudah menetapkan deadline baru yakni pada Februari 2014. Namun tetap saja pihak penyelenggara tak bisa memenuhi target yang dicanangkan. Selain Arena Pantanal di Cuiaba, and Corinthians Arena di Sao Paulo juga gagal memenuhi tenggat.

Bukan cuma stadion yang pengerjaannya terkesan terbengkalai. Berbagai sarana penunjang yang awalnya masuk dalam masterplan Piala Dunia 2014 juga tak kunjung tuntas dibangun. Dikutip dari Telegraph, beberapa sarana transportasi malah batal dibangun. Monorail di Manaus dan proyek Bus Rapid Transit di Belo Horizonte sudah dibatalkan. Sarana lain diprediksi tidak akan tuntas sampai Juni mendatang.

Masalah lain yang masih jadi tantangan adalah soal keamanan. Pemerintah Brasil menjanjikan menurunkan 150.000 polisi dan tentara sepanjang gelaran Piala Dunia 2014. Jumlah tersebut lebih banyak dibanding 50.000 petugas keamanan yang diturunkan saat Piala Konfederasi lalu.

Keamanan menjadi isu besar terkait maraknya demostrasi yang terjadi di Piala Konfederasi. Sementara tingkat kriminalitas di negara tersebut juga tergolong tinggi.