Bandar Ibcbet – Tes untuk MU, Pembuktian buat Arsenal

Ketika Manchester United dan Arsenal bertemu di Old Trafford akhir pekan ini, ada ujian dan usaha pembuktikan tersedia. Bukan untuk salah satu dari keduanya, melainkan untuk kedua-duanya.
Arsenal, yang sedang oke-okenya di Inggris dan di Eropa, seperti tidak habis-habisnya membuktikan bahwa mereka cukup tangguh untuk mendapatkan trofi musim ini. Setelah menaklukkan Liverpool di Premier League akhir pekan lalu, The Gunners sukses menundukkan tuan rumah Borussia Dortmund di Liga Champions.

Kemenangan di Old Trafford Minggu (10/11/2013) nanti, bisa mempertebal keyakinan banyak orang bahwa Arsenal memang layak untuk mendapatkan trofi musim –selain, tentunya, keyakinan Arsenal sendiri. Ini jadi ujian yang lainnya lagi buat mereka.

Tetapi, seperti dikatakan oleh Wayne Rooney, titel juara tidak dimenangi pada November. Dia enggan menyebut Arsenal sebagai calon juara dan baru akan mengakuinya jika Arsenal tampil konsisten sampai bulan Maret. Arsene Wenger, di sisi lain, seperti senada dengan pendapat Rooney. Usai mengalahkan Liverpool, Wenger menyebut bahwa masih terlalu dini untuk bicara soal gelar juara.

Meski terlihat senada, ucapan Rooney dan Wenger tentu punya konteks berbeda. Rooney, sebagai lawan, tentu enggan untuk menyerah begitu saja kepada rival. Sementara Wenger, tidak ingin timnya terlena lalu melepaskan kaki dari pedal gas.

Kalau mau bicara perbedaan, ini bisa dilihat dari form kedua tim. Jika Arsenal sedang mencapai titik tinggi, maka United justru baru mau mencapai titik tersebut.

Tolok ukur form Arsenal sudah jelas terlihat: mereka memimpin klasemen sementara dengan selisih lima poin dengan peringkat kedua. Sementara United, yang sempat terseok-seok di beberapa laga awal musim, melalui bulan Oktober tanpa pernah terkalahkan. United juga meraih empat kemenangan dalam enam pertandingan terakhir di semua kompetisi, sementara sisa dua laga lainnya berakhir imbang.

 

Eks bek United, Gary Pallister, mengakui bahwa Arsenal bakal jadi ujian yang tidak mudah. Apalagi jika melihat permainan atraktif mereka sejauh ini.

“Minggu nanti akan menjadi tes besar. Arsenal yang ini memulai musim dengan fantastis dan memainkan sepakbola yang indah dan menawan. Masih banyak yang meragukan mereka, berpikir mereka tidak cukup bagus untuk menjadi juara. Tapi, saya pikir Arsenal tidak akan tertinggal dalam perebutan gelar,” ujar Pallister di situs resmi klub.

Jika skuat Arsenal tampak enjoy-enjoy saja dan tengah menikmati permainan mereka, United justru kerap dihantam kabar tidak enak. Setelah Shinji Kagawa dikabarkan ingin hengkang lantaran jarang mendapatkan kesempatan main, belakangan muncul kabar bahwa Javier ‘Chicharito’ Hernandez ingin cabut gara-gara alasan serupa.

Setelah tampil oke kala menghadapi Real Sociedad di Liga Champions bulan lalu, Kagawa mulai mendapatkan kepercayaan dari David Moyes. Gelandang asal Jepang itu selalu tampil bermain setelahnya dan tampak mulai jadi opsi Moyes untuk membangun serangan. Hanya saja, meski dinilai bagus, Kagawa yang memang kurang menit bermain itu dinilai belum mencapai performa terbaiknya.

Di sisi lain, meski Moyes mulai menemukan bentuk terbaik dalam taktiknya, United masih kerap buruk dalam menyelesaikan peluang. Contoh terakhir adalah kala menghadapi Sociedad di Liga Champions tengah pekan ini, di mana Chicharito gagal memanfaatkan sejumlah peluang bagus dan Robin van Persie gagal mengeksekusi penalti dengan baik.

Gagal menerapkan taktik yang tepat bisa berbuah bencana buat United –seperti yang pernah mereka alami kala menghadapi Manchester City. Liverpool pun tidak bisa membendung Arsenal karena mereka gagal memenangi lini tengah dari Mikel Arteta dan terlambat memasukkan Philippe Coutinho, yang terbukti memberikan dimensi lain dalam serangan mereka.