Bandar Judi Online – Tak Kapok Dipecat, Di Canio: Dipecat Hanya Membuatku Lebih Kuat

Karier Paolo Di Canio sebagai manajer Team di dua klub terakhir yang ditanganinya itu tidak berakhir menyenangkan. Kendati nya demikian, Di Canio mengaku tidak pernah kapok dengan apa yang terjadi pada saat ini.
Di Canio memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai manajer Swindon Town pada Februari 2013. Ketika itu, ketidaksepahaman dengan phiak klub jadi alasannya menaruh surat pengunduran diri itu.

Dia tidak lama menganggur karena Sunderland, yang tengah berusaha membebaskan diri dari jerat degradasi di penghujung musim 2012/2013, menggaetnya. Di Canio pun sukses membawa The Black Cats menghindari degradasi.

Namun, performa Sunderland di awal musim ini kembali menurun. Dari lima pertandingan pertama di liga, Di Canio hanya membawa tim mendapatkan satu poin. Tim mereka pun kembali terpuruk di papan bawah.

Di Canio akhirnya dipecat. Bersamaan dengan pemecatan itu, Di Canio juga membawa hubungan yang tidak harmonis dengan para suporter dan juga para pemain. Sempat dikabarkan bahwa Di Canio dipecat lantaran beberapa pemain senior mengadu kepada petinggi klub dan mengatakan bahwa mereka tidak suka cara Di Canio melatih.

Dasarnya memang sosok kontroversial, Di Canio belakangan malah mengaku tidak kapok dipecat. Malahan dia masih penasaran untuk melatih tim di Inggris.

“Dipecat hanya membuatku lebih kuat. Akulah yang berhak mengkritik keras diriku sendiri,” ujarnya seperti dilansir Sky Sports.

 

“Terkadang situasi seperti ini hanyalah ujian yang harus kulewati. Aku pikir, aku masih lebih hebat dari ujian ini. Apa yang tidak membunuhku hanya membuatku lebih kuat.”

“Seandainya aku mendapatkan empat tawaran dari klub lain di Eropa, aku tidak akan menerimanya. Aku akan bertahan di Inggris sampai tidak ada lagi ruang buatku. Jika masih ada ruang, aku akan terus menunggu,” katanya.

Ketika masih jadi pemain, Di Canio memang cukup lama malang-melintang di Liga Inggris. Terhitung, sejak 1997 hingga 2004, ada tiga klub di Inggris yang pernah dibelanya, yakni Sheffield Wednesday, West Ham United, dan Charlton Athletic. Setelah dari Charlton, barulah dia pulang ke Italia untuk memperkuat Lazio.