Judi Bola – Arsenal Dianggap Tak Berpengalaman Jadi Juara, Arteta: Kami Punya Kualitas

Delapan tahun tanpa gelar, Arsenal lantas dinilai tak cukup berpengalaman untuk merengkuh kesempatan menjuarai Liga Inggris musim ini. Namun Mikel Arteta menolak anggapan ini.
Tercatat sudah delapan tahun sejak The Gunners meraih trofi terakhirnya, yakni Piala FA 2005. Sementara titel liga terakhir digenggam pada musim 2003/2004.

Musim ini, puasa gelar itu disebut-sebut akan berakhir, melihat laju impresif tim asuhan Arsene Wenger sejauh ini. Tim London utara itu saat ini menempati posisi puncak Liga Inggris, unggul empat poin dari Chelsea yang jadi pesaing terdekat.

Dari 14 pekan, Aaron Ramsey sukses memenangi 11 laga, berimbang satu kali, dan baru dua kali kalah. Statistik juga menunjukkan bahwa mereka adalah tim yang paling sedikit kebobolan di liga dengan 10 gol, Everton dan Southampton jadi yang terdekat dengan 13 gol.

Namun melihat musim masih cukup dini, ada penilaian bahwa laju Arsenal sejauh ini belumlah bisa dijadikan patokan. Apalagi ‘Meriam London’ lama tak meraih gelar, sehingga disebut-sebut mereka minim pengalaman menjadi tim yang terdepan.

Soal ini, Arteta menegaskan bahwa timnya punya faktor-faktor lain yang bisa membawa mereka menjadi juara. Ia menolak anggapan minim pengalaman bakal mempengaruhi kesempatan Arsenal menjuarai liga.

“Apakah jadi masalah bahwa kami tidak punya pengalaman memenangi titel? Tidak. Selama Anda punya kualitas, ambisi, dan kebersamaan yang kami miliki, saya pikir kami berada dalam posisi bagus untuk meraihnya,” kata Arteta seperti dilansir Sky Sports.

 

Senada dengan Arteta, sang manajer Arsene Wenger sebelumnya juga menyatakan keyakinannya. Kendatipun biasanya Arsenal menjadi tim yang mengejar pemuncak klasemen, manajer asal Prancis itu yakin anak-anak asuhnya tak canggung saat kini jadi pemimpin klasemen.

“Lebih sedikit yang dipertaruhkan ketika Anda dalam posisi mengejar (tim lain), tapi kami pernah berada di kedua situasi. Anda harus fokus bermain baik dan fokus pada kualitas permainan Anda, serta kenyamanan dalam bermain bersama. Lupakan tentang pertandingan,” katanya di situs resmi klub.

“Tekanan adalah tekanan. Tapi Anda selalu punya tekanan seperti itu karena Anda ingin juara,” tandas manajer 64 tahun ini beberapa waktu lalu.