Judi Bola IBC – asil di Munich dan Kembalinya Aguero Jadi Modal City di Camp Nou

Judi Bola IBC – Mengejar ketinggal dua gol di Camp Nou diakui Alvaro Negredo jadi pekerjaan yang sangat sulit dan membutuhkan perjuangan sekuat tenaga agar bisa mengejar ketertinggalan mereka saat mereka melawan Barcelona dan kalah 0-2. Namun kemenangan di Allianz Arena dan bakal kembalinya Sergio Aguero itu sepertinya akan menjaga keyakinan Manchester City untuk lolos ke delapan besar, saat melawan Barcelona nanti.

City paling tidak, harus membutuhkan kemenangan dengan tiga gol untuk membalikkan kekalahan 0-2 atas Barcelona. Pekerjaan tersebut akan terasa makin berat buat The Citizens karena mereka harus melakukannya di Camp Nou aslias berada di rumah Barcelona sendiri, pekerjaan yang mereka lakukan ini sepertinya harus membuahkan hasil, jika tidak maka kesempatan meraka akan hilang begitu saja untuk maju ke delepan besar.

“Itu akan sangat sulit. Kami sangat terpukul dengan kekalahan 0-2. Skor 0-1 adalah hasil di mana Anda bisa memikirkan soal melakukan comeback, tapi gol kedua (yang dibuat Dani Alves) menyakiti kami,” sahut Alvaro Negredo dalam wawancaranya dengan Marca.

Meski sulit, Negredo percaya kalau kans City membalikkan keadaan dan kemudian lolos masih terbuka lebar. City disebutnya harus langsung menyerang sejak laga dimulai dan tidak mengulangi membuat kesalahan seperti terjadi saat main di Etihad Stadium.

Modal lain yang dipunya City adalah kemenangan yang mereka raih saat menjalani laga tandang terakhir di Liga Champions. Di fase grup lalu City sukses menundukkan Bayern Munich 3-2 di Allianz Arena. Selain itu, Manuel Pellegrini juga akan kembali bisa memainkan Sergio Aguero karena kondisi striker asal Argentina itu dikabarkan sudah mulai membaik.

“Itu (kemenangan atas Bayern) bisa kita jadikan contoh. Kami harus tampil habis-habisan. Kami tidak akan menyerah, tak ada yang boleh meragukan apa yang akan kami hadapi. Selain itu Kun juga akan kembali.”

“Mereka menguasai possession, tapi possession itu hanya di tengah lapangan. Sebelum mencetak gol mereka hanya punya kesempatan melalui (tendangan jarak jauh) Xavi. Mereka menguasai bola, tapi tidak membuat kesempatan sampai kami akhirnya melakukan kesalahan,” tegas striker internasional Spanyol itu.