Judi Bola Indonesia – Manajemen sriwijaya FC menyelesaikan permasalahan gaji pemain

Judi Bola Indonesia – Manajemen sriwijaya FC  yang akan segera  menyelesaikan permasalahan tunggakan uang muka dan serta gaji pemain musim waktu  di kompetisi di tahun  2011 sampai tahun 2012 yang lalu  dan tahun 2012 sampai ke tahun 2013. Yang akan Di lakukan  untuk menyusul penandatanganan surat yang telah di  kesepakatan antar presiden klub Dodi Reza dan perwakilan pemain Ponaryo Astaman di Jakarta, pada hari jumat tanggal (25/10/2013). Setalah Presiden klub  Dodi Reza dan Ponaryo  pun  yang sudah menandatangani dalam kesepakatan di atas sebuah meterai pada hari ini. Surat yang sesuai  di tandatangani tersebut  langsung di serahkan ke pihak  PT Liga Indonesia Sekretaris Tigor Shalom Boboy,  dan kata  Sekretaris PT Sriwijaya  Optimis Mandiri Faisl Mursyid yang telah dihubungi  dari Palembang.

Yang telah  mengemukakan bahwa penyerahan surat dana itu lantaran  yang akan di gunakan bersumber dari  pembayaran   yang akan  di siarkan ke televise swasta oleh PT Liga  Indonesia dalam secar teknis ,  yang telah di katakana , para mantan pemain Laskar Wong Kito yang akan langsung berhubungan dengan PT LI  yang di dalam  pencairan  dana ini. Sementara itu , PT Sriwijaea Optimis Mandiri pun selaku manjemen Sriwijaya  FC hanya Cuma sebatas memberikan data nama-nama  pemain berseta  yang jumlahnya  bertunggakan gaji dan uang mukanya. Pemain-Pemain yang akan serahkan no mor rekening ke pada PT LI karena semua akan diurus oleh pihak PT LI tersebut.

Secara terkait dengan totalnya jumlah yang telah di tunggakan ke seluruhan pemain, Faisal pun telah menyatakan tidak mengetahui secara detail. Ia pun Cuma hanya menginformasikan  bahwa pemain yang di musim tahun 2011-2012yang masih tidak bisa  menerima haknya untuk dua bulan dan sisa uang mukanya,  bahkan pemain yang di musim tahun 2011-2012 lalu  dalam satu bulan ini berseta sisanya uang muka .

Namun, dalam kesepakatan tersebut dinyatakan bahwa manajemen klub siap menyelesaikan hingga tuntas jika pada akhirnya dana pembagian dana hak siar sejumlah Rp 2,5 miliar itu tidak mencukupi.

“Intinya manajemen klub beritikad baik dan akan mencarikan jika ada kekurangan,” ujarnya.

Permasalahan tunggakan gaji dan uang muka para punggawa Sriwijaya FC ini sempat mencuat ke permukaan lantaran membuat sejumlah pemain berang dan mengoceh di situs jejaring sosial. Puncak permasalahan ini, yakni aksi mogok dari pemain musim 2012-2013 yang enggan bertanding pada dua laga sisa Liga Super Indonesia. – Judi Bola Indonesia