Judi Bola Mandiri – Bungkam City, Barca Melaju Ke Perempat Final

Lagi-lagi Barcelona menunjukan kelasnya sebagai tim Spanyol yang bisa mengalahkan klub raksasa Inggris Manchester City, Barcelona kembali berhasil menaklukan Manchester City dengan score 2-1 (Agregat 4-1 ) yang membuat skuad Gerardo Martino semakin percaya diri untuk menghadapi babak perempatfinal.

Pada putaran leg pertama Liga Champions, Barcelona sudah unggul terlebih dahulu atas Manchester City dengan score 2-0 tanpa balas dan masuknya leg kedua untuk putaran Champion lagi-lagi Barcelona menaklukan Manchester City dengan score 2-1 di depan publik Camp Nou serta tidak menyia-nyiakan dukungan yang di berikan oleh Cules, Sebutan fans Barcelona.

Dengan begitu akhirnya Barcelona bisa menantang siapa saja yang melaju ke perempatfinal Liga Champions nanti, Lionel Messi sendiri dkk dapat menembus babak perempat final dengan agregat cukup telak 4-1.

“Setelah bermain melawan City dan lolos dengan agregat 4-1, itu memperlihatkan kami bisa melawan siapa saja yang kami dapat,” kata Martino, setelah pertandingan, diberitakan Football-Espana.

“Melawan tim seperti City, Barca tidak bisa mendominasi pertandingan selama 90 menit. Kami harus belajar untuk mengalami penderitaan,” lanjut suksesor Tito Vilanova itu.

Blaugrana berhak mendapatkan tiket ke babak berikutnya berkat gol dari Messi dan Dani Alves. Dengan mengalahkan tim kuat seperti The Citizens, Barca tidak takut meladeni tim mana pun di babak perempatfinal.

“City bisa mengalahkan tim mana saja yang sudah lolos. Kami siap untuk menghadapi siapa saja di babak berikutnya,” tambah entrenador asal Argentina ini.

Martino kembali membahas mengenai peforma wasit yang meminpin jalannya pertandingan ini, yang di bilang kembali membuat keputusan yang penuh dengan kontroversial, menurutnya wajar saja kalau seorang wasit membuat kesalahan.

Di pertandingan pertama mengatakan wasit mengunggulkan kami, tapi kami ada gol yang dianulir dalam laga tersebut. Begitu juga dengan di sini, ketika gol Neymar dianulir. Wasit membuat kesalahan,” kata Martino.

“Ini merupakan tahun yang mengalami naik dan turun dalam beberapa hari. Selalu ada alasan kenapa performa tim tidak stabil dan kenapa kami tidak mampu melakukannya di La Liga,” sambungnya.