Judi Ibcbet – Ronaldo Luis Nazario, Sang Legenda Piala Dunia

Judi Ibcbet – Ajang Piala Dunia tidak mungkin terlepada dari sosok penyerang Brasil yang berjulukan “ Sang Fenomena “ yaitu Ronaldo Luis Nazario de Lima. Dia terlebih dahulu menyandang nama besar Ronaldo dibandingkan dengan Cristiano Ronaldo yang berasal dari Portugal yang juga bernama panggilan Ronaldo.

Ronaldo, yang pertama mengawali kariernya di tim Brasil pada Piala Dunia AS 1994, menjadikan dirinya sebagai potret bagaimana seorang pesepak bola sejati pantang menyerah untuk mencapai puncak kariernya. Melalui perjalanan karier yang jatuh-bangun yang bisa membuat siapa pun bisa frustasi, Ronaldo akhirnya mencapai kejayaannya pada Piala Dunia Korea Selatan-Jepang 2002.

Selain membawa Brasil menjadi juara dunia untuk pertama kalinya, Ronaldo juga menambahkan koleksi golnya di ajang Piala Dunia menjadi delapan gol. Dia kembali mendapatkan penghargaan sebagai Pemain Terbaik FIFA untuk ketiga kalinya pada tahun yang sama ketika membawa Brasil sebagai juara dunia.

Brasil yang juga menjadi juara pada Piala Dunia 1994 dalam mengalahkan Italia di final melalui adu penalti menjadi pembuka karier gemilang Ronaldo di Piala Dunia. Pemain yang berkelahiran Rio de janeiro, 22 September 1976, itu baru berusia 17 tahun ketika menikmati sebuah hak istimewa untuk memegang dan mencium trofi Piala Dunia. Padahal, waktu itu dirinya masih belum memiliki kesempatan untuk bermain,

Prestasi itu diraih tidak lama setelah dia menandatangani perjanjian sebagai pemain profesional untuk pertama kalinya dengan klub Cruzeiro pada usia 16 tahun. Dari klub Brasil itu, dia yang kemudian oleh PSV Eindhoven. Satu musim berikutnya, dia berlabuh di Barcelona.

Pada akhir musim itu pula, Ronaldo yang mendapatkan anugerah pemain terbaik dunia FIFA, lalu bermain di Piala Dunia Perancis 1998. Penampilannya bersama Barcelona yang mencetak satu gol di hampir setiap pertandingan membuat dirinya dijuluki “ Sang Fenomena “, julukan yang terus melekat hingga dia pensiun.

Pada putaran awal, Ronaldo yang mampu membangkitkan semangat timnya dengan menyumbangkan empat gol serta tiga asis. Akan tetapi, pada malam menjelang final, Ronaldo mengaku dirinya sakit perut.

Pada awalnya nama Ronaldo tidak dimasukkan ke dalam daftar nama pemain untuk melawan Perancis, tetapi dirinya berkeras ingin tampil. Pelatih Mario Zagalo mengabulkannya hanya saja permainannya buruk. Alih-alih mencetak gol, Ronaldo justru cedera. Brasil yang akhirnya dikalahkan Perancis dengan skor 0-3.

Kegagalan di Piala Dunia 1998 ditebus oleh Ronaldo empat tahun berikutnya. “ Sang Fenomena “ kemudian menunjukkan lagi permainan terbaiknya. Dia membawa Brasil menjadi juara dunia kelima kali. Judi Ibcbet.