Judi Taruhan Bola – ‘Italia Harusnya Senang dengan Kelolosan Juve ke Semifinal Liga Europa’

Judi Taruhan Bola –  Pelatih Juventus Antonio Conte menilai Italia khususnya Serie A seharusnya turut gembira dengan keberhasilan timnya menembus semifinal Liga Europa, yang menandakan bahwa sepakbola negara itu masih punya “gigi” di Eropa.

Juve mengalahkan Lyon 2-1 di leg kedua perempafinal yang dihelat di Juventus Stadium, Jumat (11/4/2014) dinihari WIB, untuk lolos dengan agregat total 3-1.

Kelolosan Juve bak oase di tengah padang pasir boleh dibilang untuk persepakbolaan Italia, yang tengah disorot tajam akibat penampilan sejumlah klubnya di Liga Champions maupun Liga Europa dalam beberapa tahun terakhir.

Imbasnya adalah koefisien Serie A menurun di mata UEFA yang membuat mereka harus kehilangan satu jatah ke Liga Champions, berpindah ke tangan Bundesliga yang bisa meloloskan empat klub ke kompetisi itu.

Keberhasilan ‘Si Nyonya Besar’ lolos ke semifinal ini juga jadi kali pertama untuk Italia ada di fase itu setelah terakhir Inter Milan saat jadi juara Liga Champions 2010.

Jika dipersempit di kompetisi Liga Europa saja, maka Lazio jadi klub terakhir sebelum Juve yang mampu menembus semifinal ketika masih bernama Piala UEFA.

Juve sendiri juga bukan tanpa kritik mengingat dominasi mereka di Italia tak berbanding lurus dengan penampilan di Eropa, di mana musim ini mereka terhenti di fase grup Liga Champions dan untungnya setelah turun kasta masih bisa melaju jauh.

Kini dengan jadi satu-satunya wakil Italia yang tersisa di kompetisi Eropa musim ini, Conte berharap Serie A mendukung penuh kiprah mereka demi menaikkan mutu sepakbola Negeri Pizza itu lagi.

“Kami sangat ingin meraih misi ini dan mudah-mudahan seluruh Italia bisa bergembira karena ini. Kami mewakili Italia dan itu tentunya membawa kepuasan, karena sudah tidak ada tim Italia di semifinal selama enam tahun terakhir,” ujar Conte seperti dikutip Soccernet.

“Tidak ada satupun yang peduli soal ranking (kompetisi) Italia di UEFA. Baik itu pendukung Juventus atau mereka yang anti-Juventini. Marilah tidak usah berandai-andai soal itu, ini soal local pride. Kami tidak mengharapkan Juve akan mendukung Inter, jadi kami pun tidak akan menjadi berlaku sama untuk meminta fans Inter mendukung Juventus,” lanjutnya.