Piala Dunia 2014 – Messi Bikin Pelatih Bosnia-Herzegovina dalam Posisi Dilema

Piala Dunia 2014 –  Lionel Messi adalah ancaman bagi tim-tim lawan di Piala Dunia nanti, tak terkecuali bagi Bosnia-Herzegovina. Bintang Barcelona itu pun membuat pelatih Safet Susic dalam posisi dilema.

Bosnia-Herzegovina bakal mengawali kiprahnya di Piala Dunia dengan menghadapi Argentina di Estadio Maracana, Senin (16/6/2014) mendatang. Jelas bukan laga yang mudah bagi ‘Si Naga’. Selain karena Argentina terbiasa dengan iklim Brasil, Lionel Messi adalah satu ancaman lainnya.

Untuk meredam aksi pemain terbaik dunia empat kali itu, salah satu caranya adalah dengan menempatkan satu pemain khusus untuk melakukan man marking. Jose Mourinho pernah melakukan hal ini sewaktu menukangi Real Madrid, menempatkan Pepe sebagai penjaga Messi.

Namun bagi Susic, melakukan hal tersebut juga bisa jadi sebuah kerugian untuk timnya. Praktis dengan meminta satu pemain untuk hanya fokus menjaga Messi, jumlah pemain yang bisa terlibat dalam permainan timnya berkurang. Dia pribadi mengakui punya satu nama yang diyakini bisa melakukan tugas tersebut dengan baik.

“Ini dilema bagi saya, tapi mengorbankan satu pemain hanya untuk menjaga Messi, saya pikir itu tidak akan bagus untuk kami. Kami punya seorang pemain yang akan cocok menjaga Messi –dia adalah Muhamed Besic–, tapi pemain ini sangat siap secara fisik sehingga tidak bagus bagi kami memintanya menjaga Messi,” kata Susic di situs resmi FIFA.

“Messi terkadang hanya berdiri selama beberapa menit, tidak terlibat di permainan. Oleh karena itu memalukan jika mengorbankan satu pemain untuk menjaganya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Susic mengungkapkan bahwa dirinya kemungkinan tak akan menerapkan strategi man marking untuk Messi. Dia cuma meminta setiap pemain selalu siap menempel pemain 26 tahun itu ketika menerima bola.

“Messi mungkin akan menikmati lebih banyak mendapat kebebasan, tapi setiap kali dia mendapatkan bola di lapangan laluakan ada seseorang yang perlu berada di dekatnya. Saya tidak berpikir kami pernah memainkan sebuah laga dengan menempatkan satu pemain untuk menjaga seorang pemain lawan secara spesifik. Dan situasinya akan sama saat melawan Argentina,” tutup Susic.