Piala Dunia 2014 – Tak Lagi Cinta dengan Sepakbola, David Bentley Pensiun

Piala Dunia 2014 – Di tengah-tengah gegap-gempita Piala Dunia, David Bentley yang pernah membela sejumlah klub Premier League dan tampil buat tim nasional Inggris justru mengumumkan keputusan pensiun.

Pria 29 tahun tersebut sudah lebih dari satu tahun absen merumput akibat tidak kunjung bisa menemukan klub baru usai dilepas Tottenham Hotspur di akhir musim 2012-13.

Bentley, yang pada satu waktu pernah digadang-gadang akan jadi pemain masa depan Inggris dan juga ‘David Beckham Baru’, merintin karier bersama Arsenal dan sempat dipinjamkan ke Bentley Norwich City dan Blackburn Rovers, yang mana pada akhirnya ia perkuat secara permanen di 2006.

Pada tahun 2008 Bentley hijrah ke Spurs meski di klub ini ia pada akhirnya cuma mencatatkan 42 penampilan Premier League dan menghabiskam waktu dengan dipinjamkan ke Birmingham City, West Ham, klub Rusia FC Rostov, sebelum akhirnya kembali ke Blackburn di mana ia memainkan pertandingan profesional pertamanya di akhir musim 2012/13.

Ia pensiun setelah mencatatkan 266 penampilan untuk klub dan memainkan tujuh pertandingan untuk timnas senior Inggris.

“Aku sudah menyerah dengan sepakbola. Sudah lebih dari satu tahun sejak pertandingan terakhirku dan aku telah memutuskan untuk menjalani hidupku di arah yang berbeda. Aku merasa sudah saatnya mengumumkan pensiun,” kata Bentley kepada Sky Sports.

“Aku baru dikaruniai bayi kembar, usia mereka kini tiga bulan, dan aku juga punya anak berusia empat tahun, dan aku ingin fokus ke sana. Cintaku buat permainan (sepakbola) sudah meluntur dan aku tidak ingin lanjut cuma demi uang. Itu sama sekali tidak jadi pilihan buatku. Aku sedang terlibat dalam sebuah restoran di Spanyol dan kami akan membawanya ke Inggris Raya, jadi mesti ada kerja keras,” bebernya.

Bentley mengatakan bahwa aktivitasnya di luar sepakbola tersebut sudah amat ia nikmati. Hal-hal itu senantiasa membuatnya bisa tersenyum. Maka ia pun kian enggan bermain sepakbola lagi cuma demi uang, apalagi jika mesti membawa-bawa keluarganya ke tempat yang tidak mereka suka.

“Hidup terlalu singkat. Aku cuma tak lagi cinta dengan permainan (sepakbola). Aku sedikit kesulitan di Tottenham dan itu cuma bagian dari perjalanan pesepakbola. (Pensiun) Ini mungkin sedikit dini, tapi di sinilah aku sekarang. Itu merupakan keputusan positif dalam hidupku dan aku cuma melihatnya sebagai hal yang positif. Aku senang. Aku tak punya penyesalan,” tuturnya.

Bentley lantas membeberkan betapa sepakbola tak lagi memberinya gairah yang sama seperti dulu. “Aku menyenangi setiap menitnya ketika bermain, tapi sepakbola sudah berubah. Ketika pertama bermain, ada suka cita, berangkat kerja tiap hari terasa luar biasa,” ucapnya.

“Kini sudah jadi seperti robot, (akibat) sisi media sosialnya, uang yang mengiringi permainan. Aku tak suka mengatakannya, tapi sekarang sudah jadi membosankan dan bisa ditebak–dikalkulasikan–dan teken kontrak tiga atau empat tahun lagi benar-benar bukan pilihan buatku,” curhat Bentley.